IndiHome Charity Bantu Masyarakat Berdaya Selama Pandemi

Pandemi COVID-19 memberi pukulan telak bagi banyak pelaku usaha dalam negeri. Data dari Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menunjukkan, setidaknya, 30 juta UMKM menghentikan kegiatan produksi dan operasionalnya karena keterbatasan pasokan bahan yang dipicu dari kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Alhasil, tujuh juta pekerja UMKM ikut kehilangan mata pencaharian. Di saat seperti ini, praktek gotong royong, saling menopang yang lemah, menjadi solusi satu-satunya untuk terus bertahan.

Thank’s God we have IndiHome! IndiHome sebagai Internetnya Indonesia ikut bergerak menguatkan ekonomi masyarakat melalui program IndiHome Charity yang diluncurkan sejak awal masa pandemi. Bantuan uang tunai yang disalurkan langsung ke masyarakat melalui sekolah, pondok pesantren, tempat ibadah, lembaga sosial, hingga yayasan yang ditentukan masing-masing regional, terbukti mampu membantu masyarakat tetap bisa melakukan aktivitas tanpa batas di tengah keterbatasan akses internet di masa pandemi. Di tengah fenomena PHK, masyarakat bisa bangkit dengan usaha-usaha kecilnya. Anak-anak sekolah bisa tetap belajar tanpa hambatan koneksi internet karena IndiHome mampu menghadirkan pemerataan akses internet hingga pelosok desa.

Masa pandemi memang sangat mendorong kita, mau tidak mau, bertransisi menjadi masyarakat digital. Jejak komunikasi digital meningkat melampaui kebiasaan sebelumnya dampak dari kebijakan pemerintah: bekerja, bersekolah, dan beribadah dari rumah. Pembangunan infrastruktur teknologi komunikasi demi mewujudkan transformasi masyarakat digital adalah keniscayaan. Namun, itu saja tidak cukup. Bagi masyarakat di daerah terpencil, pandemi COVID-19 membuat mereka lebih mengutamakan belanja bahan-bahan pangan demi bertahan hidup, mengesampingkan kebutuhan internet untuk menyokong aktivitas pendidikan dan ekonomi mereka.

Peran perusahaan dan stakeholder terkait sangat dituntut untuk membantu pemerintah membuat masyarakat tetap berdaya. Maka, IndiHome Charity adalah program aktualisasi keseimbangan nilai bisnis dan sosial yang tepat sasaran. Selain prinsip Connectivity dan Creativity, IndiHome sebagai fixed broadband unggulan milik Telkom menyertakan aspek Charity dalam menjalankan roda bisnisnya. IndiHome Charity menitikberatkan pada konsep bahwa bisnis memiliki tanggung jawab atas kepentingan masyarakat yang lebih luas, tidak hanya kepentingan keuangan organisasi semata 👍🏻💯

Salah satu pelaksanaan dana IndiHome Charity yang dilakukan di panti asuhan di daerah Jakarta. Sumber: IndiHome

Bagi saya, secara tidak langsung, peran IndiHome Charity sangat vital demi mewujudkan masyarakat digital di masa pandemi. Masyarakat bisa tetap beraktivitas dengan layanan internet memadai tanpa khawatir kebutuhan pangan, karena program IndiHome Charity telah mengalokasikan dana segar hingga 420 juta untuk 7 region selama masa pandemi, yang berbentuk bantuan sembako dan perlengkapan sekolah. Masing-masing region mendapat dana 60 juta untuk didistribusikan kepada masyarakat sekitar kantor beroperasi. Karena saya berdomisili di Jawa Timur, saya amat terkesan dana IndiHome Charity bahkan menyentuh pulau terpencil, seperti Pulau Bawean di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dan tentu saja, banyak wilayah lainnya.

Ketika internet cepat IndiHome masuk desa dan membawa kemajuan untuk anak-anak bangsa. Sumber: DPMPD Provinsi Kaltim

Masyarakat tidak hanya sekedar bisa bertahan, tapi juga produktif, kreatif, dan melakukan aktivitas tanpa batas. Layanan digital IndiHome bukan hanya konsumsi masyarakat perkotaan saja. Namun merambah hingga pelosok daerah. Dengan akses yang merata, semua orang memiliki potensi yang sama untuk memanfaatkan internet cepat untuk kemaslahatan, misalnya membangun usaha kecil hingga menengah dengan strategi penjualan produk maupun jasa berbasis digital (media sosial) yang pasti sangat membantu perekonomian keluarga di masa pandemi.

Sebagai pelanggan IndiHome sejak tahun 2019, saya dan keluarga turut bangga bahwa kini masyarakat Indonesia tidak hanya akan merasakan pemerataan akses digital, namun juga dukungan kreativitas dan produktivitas melalui berbagai kegiatan menarik. Serta tersebarnya nilai kebaikan dan kemanusiaan untuk sesama demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published.